Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Selasa, 20 Desember 2016

Surat Untuk Dosen Kece

Assalammualaikum Wr.Wb.
Selamat malam juga Pak Naka yang paling ganteng di kelas 3E. Kabar saya alhamdulilah baik-baik saja. Semoga Pak Naka di Jakarta juga baik-baik saja, Amin. Mengenai rencana saya untuk hari-hari berikutnya semoga di setiap berganti harinya saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih berguna bagi sesama serta yang lebih penting semoga saya bisa membahagiakan keluarga saya, Amin ya Rob.
Langsung ke inti pembicaraan ya pak. Sesungguhnya saya itu bukan malas membaca pak, tetapi sedikit sungkan untuk membaca sesuatu yang bukan tipe bacaan saya, karena saya lebih suka membaca sesuatu yang bacaannya mengandung unsur komedi serta mengandung unsur yang anti mainstream. Terkadang memang suka jenuh jika di suruh membaca buku yang berlapis-lapis dan berlembar-lembar. Karena tipekal saya adalah tipekal yang lebih bisa memahami perkataan orang lain ketimbang harus membaca lembaran-lembaran kertas yang entah saya sendiri bingung kenapa jika saya membaca kurang bisa memahami. Jika saya ingin memahami dari suatu teks pun saya harus mengulang-ulang bahan bacaan tersebut hingga saya memahami isi dari teks.
Mengenai berterus-terang untuk berbicara? Sebenarnya saya adalah tipekal orang yang banyak bicara atau sering dibilang cerewet tetapi ketika saya berada di dalam suatu forum entah itu kelas ataupun organisasi saya juga tidak paham kenapa saya kurang percaya diri dengan apa yang ada dalam pikiran saya untuk diutarakan, mungkin saya takut jika perkataan saya tidak diterima atau jawaban saya  salah. Tetapi keanehan saya jika saya belum mengenal seseorang disekeliling saya, saya akan lebih percaya diri untuk sekadar mengangkat tangan dan membicarakan gagasan atau ide yang ada dalam benak serta pikiran saya.Mungkin karena jika perkataan saya tidak diterima atau jawaban saya  salah saya tidak akan malu,  sebab mereka tidak mengenali saya heheheh.

Memahami tentang diri saya kenapa penting? Yang tahu tentang diri saya ya saya sendiri, orang lain hanya bisa memahami tapi mungkin mereka tidak mengerti tentang diri saya. Jika saya bisa mengerti serta memahami diri saya maka saya akan dengan enak menjalani hidup dan saya akan kebih bisa mengikuti alur hidup seperti yang saya inginkan.
Niatan saya bertahan hidup? So pasti karena saya belum bisa jadi apa-apa, masih jadi anak-anak yang menginjak dewasa tapi masih sering ngrepoti keluaraga. Saya belum bisa membalas jerih payah kedua orang tua saya karena sampai sekarang masih saja nyadong uang saku ke orang tua.  Belum bisa menggapai cita-cita saya  untuk menaikan haji orang tua, membuatkan rumah yang megah untuk nenek saya dan belum bisa menjadi manusia yang bisa bertanggung jawab menjadi khalifah di bumi tercinta ini.
Motivasi saya harus kuliah? Saya sadar saya terlahir bukan dari keluarga yang terpandang dan bukan dari keluarga yang kekayaannya tidak akan habis tujuh turunan. Saya sadar karena saya anak pertama  yang harus  menjadi panutan bagi adik saya, jika pendidikan saya rendah ataupun gagal bagaimana dengan nasib adek saya kelak? Kata Bapak saya kesuksesan adek saya berada ditangan saya, karena seorang kakak yang baik harus jadi tuntunan serta tontonan bagi adiknya. Terakhir yang paling penting saya ingin merubah dunia meskipun yang saya ubah itu dunia keluarga saya.
Masih ada yang bicara dalam kelas? Heheh saya juga sering begitu pak jika lagi tidak mood dengan mata kuliah yang sedang saya pelajari. Sudah jadi kebiasaan mahasiswa berbicara dalam kelas tapi jika ditanya dosen pada bungkam semua(manusiawi katanya pak). Tapi ya memang mengganggu jalannya pelajaran jika ada yang berbicara dalam  kelas, semisal ada teman yang serius belajar dan mendengarkan dosen jadi terganggu dengan bunyi-bunyiaan tidak penting. Hahahah Basmi aja Pak musnahkan heheh.
Berapa buku yang sudah dibaca? Lumayan banyak pak jika di hitung sejak saya duduk di bangku sekolah dasar(buku pelajaran, komik, cerpen, buku keagaamaan dan masih banyak lagi).  Berapa Koran yang disimak? Saya tidak terlalu suka dengan Koran pak, saya membaca Koran jika ada judul yang menarik dan membuat rasa pengen tahu saya bertambah besar serta yang terpenting jika saya membaca Koran itu pasti ketika saya sedang mendapatkan tugas karena saya dan keluarga saya tidak pernah berlangganan Koran serta majalah dari dulu.
Apa sih yang menarik dari dirimu? Eeemmmmmzd yang menarik dari diri saya, apa ya Pak heheh kadang bingung juga apa yang menarik. Karena yang bisa menilai seberapa menariknya saya ya orang lain bukan diri saya. Tapi menurut saya, yang bisa saya jual dari diri saya yaitu suara ocehan saya hehehe (kecrewetan saya Pak). 
Begitulah Pak surat balasan yang bisa saya balas. Sedikit tidak formal tapi itu tulus dari lubuk hati saya yang terdalam loo Pak jawabannya hehehhe. Tetap semangat ya Pak mengajar Kami, Kami masih kurang bimbingan dan haus akan ilmu mengenai Penulisan Media Massa. Sekian dan Terima Kasih Pak.
Wassalammualaikum Wr.Wb.



0 komentar:

Posting Komentar